SUMSEL Jadi Tuan Rumah Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020.

OKU Timur News - SEMARANG - Provinsi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN)  2020.
Penyerahan Bendera O2SN mendikbud ke Humas Pemprov Sumsel Tahun 2019 di Semarang
KOSN merupakan kompetisi tahunan di bidang olahraga bagi para siswa, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Pendidikan Khusus.

Download Petunjuk Pelaksanaan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020

"Dengan menyerahkan bendera ini, resmi Sumsel jadi tuan rumah KOSN 2020. Semoga prestasi siswa di KOSN 2020 akan lebih meningkat lagi," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat menyerahkan bendera KOSN kepada perwakilan Pemprov Sumsel di UTC Semarang, Jumat (30/8/2019). dikutif dari JPNN. Com

Tema KOSN Sd 2020 adalah :

“Membangun Karakter Unggul Melalui Kegiatan Olahraga Pendidikan”

Waktu dan Tempat KOSN SD 2020

Pelaksanaan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional tingkat Sekolah Dasar (KOSN-SD 2020) akan diselenggarakan pada :

Waktu : Tanggal 21 sampai dengan 28 Agustus 2020

Tempat : Provinsi Sumatera Selatan

Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih para siswa dalam ajang olahraga tersebut. Berharap ada pembinaan intensif bagi para juara KOSN.

Pembinaan ini untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul di bidang olahraga, sehingga dapat turut bersaing di tingkat internasional.

“Mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, sampai Sekolah Menengah Atas, kami akan berikan _talent scouting_ untuk menyiapkan para siswa berprestasi ini untuk kompetisi yang lebih lanjut, terutama event internasional,” ujar Menteri Muhadjir.

Pembinaan, menurutnya, akan berlangsung intensif sehingga (para siswa) kalau berlaga di tingkat internasional tidak tertinggal dengan negara lain.

Menteri Muhadjir berharap penyiapan SDM unggul harus fokus untuk mendukung kemampuan istimewa siswa, hingga mencapai prestasi puncak. “Pokoknya saya minta semua anak diperhatikan kemampuan istimewanya, semua anak pasti memiliki kemampuan istimewa, tidak ada yang tidak. tugas guru adalah mencari, dan mendeteksi kemampuan masing-masing kemudian dibina dan kemudian mencapai puncak prestasi. itulah namanya generasi unggul, termasuk di olahraga ini,” tandasnya.

Didik Suhardi, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud), mengimbau para peserta yang belum mendapatkan juara agar pantang menyerah untuk berprestasi. Menurutnya, para siswa masih memiliki kesempatan berprestasi sangat luas karena O2SN diselenggarakan setiap tahun.

“Bagi yang belum juara, jangan menyerah, masih akan mendapat kesempatan, untuk mengikuti di tahun mendatang karena (KOSN) diselenggarakan tiap tahun,” ujarnya.

Para siswa, lanjutnya, bisa memanfaatkan ajang KOSN untuk mengenal budaya lokal, dan memperluas jaringan perkenalan antar siswa dari daerah yang berbeda. “Ajang mengenalkan kebudayaan lokal, dan memperluas jaringan para siswa antar daerah satu dengan yang lain dari seluruh Indonesia. Ini (KOSN) sekaligus sebagai sarana saling mengenal secara pribadi dan kebudayaan,” jelasnya.

Sumber Jpnn. com,
Previous
« Prev Post
Show comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *