Mahasiswa Bagi-Bagi Jamu Peningkat Imunitas Tubuh ke Masyarakat

Mahasiswa bagi bagi jamu peningkat imunitas untuk masyarakat
www.okutimurnews.id - Meningkatkan imunitas menjadi tantangan dan target setiap individu dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang terus melonjak di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan rajin mengonsumsi ramuan herbal atau jamu. Dengan peningkatan kasus yang bisa mencapai 30 ribu kasus per hari seperti saat ini, kebijakan work from home (bekerja dari rumah) kembali diterapkan oleh pemerintah. Mahasiswa KKN Kelompok 10 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nurul Huda melakukan kegiatan pembagian jamu tradisional kepada masyarakat Desa Srimulyo. Hal ini
menjadi kontribusi mahasiswa dalam menanggulangi covid-19.

Arif Murtadho selaku Ketua Kelompok menjelaskan pembagian jamu tradisional ini merupakan salah satu bentuk kecil kepedulian mahasiswa KKN STKIP Nurul Huda kepada masyarakat. “Jamu tradisioanal kami bagikan  pada hari Jumat, 13 Agustus 2021, sasaran kami tujukan kepada jamaah sholat jumat di Masjid Darussalam Desa Srimulyo, Belitang Mulya. Setidaknya dengan adanya pembagian jamu tradisional ini dapat membantu meningkatkan sistem imun masyarakat pada saat pandemi,” ujarnya.
Mahasiswa sedang membagikan jamu ke jamaah yang telah usah sholat jum'at

Mahasiswa KKN memilih membagikan jamu tradisional kepada masyarakat, karena kami yakin bahwa jamu sebagai salah satu obat-obatan yang dipercayai sejak dulu untuk menambah stamina dan Imun. Dengan mengkonsumsi jamu ini daya tahan tubuh menjadi meningkat agar terhindar dari dari serangan penyakit. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STKIP Nurul Huda berharap dapat membantu mencegah penularan covid-19 di Desa Srimulyo khususnya,(13/8/2021)
Dikutif dari Kompas.com dengan judul "6 Resep Ramuan Jamu untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Saat Pandemi Covid-19", www.kompas.com/sains/read/2021/07/09/200500723/6-resep-ramuan-jamu-untuk-tingkatkan-imunitas-tubuh-saat-pandemi-covid-19, Kebijakan work from home (bekerja dari rumah) Dengan adanya kesempatan bekerja dari rumah ini, Guru Besar Dosen Departemen Biologi, FST, Universitas Airlangga, Prof Dr Mangestuti Agil MS, Apt mengajak masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam upaya menjaga diri dari risiko infeksi Covid-19. Baca juga: Ilmuwan Mulai Teliti Obat Herbal Ini untuk Pengobatan Covid-19 "Ayo sekarang, WFH (work from home) rajin bikin jamu," ajak Mangestuti dalam diskusi daring bertajuk Ramuan Etnis Nusantara : Etnis Jawa dan Madura dalam Praktek Masyarakat Kekinian, Sabtu (26/6/2021).  Jamu seringkali dijauhi masyarakat karena memiliki rasa yang pahit ataupun tidak seenak yang dibayangkan, dibandingkan minuman-minuman kekinian saat ini.  Akan tetapi, di balik rasa yang dianggap tidak enak itulah, ramuan jamu memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email "Ya kalau mau dibilang enak itu, apa ya definisi enak? Enggak tahu saja. Kalau enak itu manis, ya enggak ada manis. Jadi, ya dikonsumsi saja," kata dia. Ia menyarankan, meskipun rasa jamu yang Anda buat agak sedikit pahit, atau asam bahkan pedas, jangan menambahkannya dengan gula berlebihan. Hal ini justru akan menurunkan khasiat ramuan jamu yang dibuat dan sangat berisiko memberikan efek samping buruk lainnya, yaitu meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Ada banyak jenis minuman ramuan herbal yang bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh, dan beragam khasiat lainnya.
Newest
You are reading the newest post
Show comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *