Website Berita dan Info Pendidikan, Kesehatan, Wisata, Bisnis,Lowongan Kerja dan Teknologi

ads

Berita Terbaru

PERBEDAAN URUTAN MENGAJAR SMASH NORMAL ANTARA AWALAN – MEMUKUL DAN MEMUKUL – AWALAN TERHADAP HASIL BELAJAR SMASH NORMAL PADA SISWA PUTRA PESERTA EKSTR

On 11:22 PM with No comments


SARI
Fransiskus Triyono, 2007. Perbedaan Urutan Mengajar Smash Normal Antara
Awalan – Memukul dan Memukul – Awalan Terhadap Hasil Belajar Smash
Normal pada Peserta Ekstra Kurikuler Bola Voli Siswa Putra SMK T&I Kristen
Salatiga Tahun Pelajaran 2006 / 2007. Skripsi Jurusan PKJR FIK UNNES.
Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui apakah ada perbedaan
urutan mengajar smesh normal antara awalan memukul – awalan terhadap hasil
belajar smesh normal. Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat : sebagai
bahan acuan atau perbandingan bagi pengajar olahraga, pelatih maupun Pembina
olahraga di dalam memberikan bahan pelajaran maupun latihan pada peserta
didik
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa adalah siswa putra
peserta ekstrakurikuler olah raga bola voli SMK T&I Kristen Salatiga tahun
pelajaran 2006/2007. Sedangkan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah siswa putra peserta ekstrakurikuler olahraga bola voli SMK Kristen
Salatiga tahun pelajaran 2006/2007 sebanyak 40 orang. Variabel bebas dalam
penelitian ini yaitu latihan smash normal dengan urutan pentahapan awalan –
memukul dan latihan smash normal dengan urutan pentahapan memukul –
awalan, sedangkan variabel terikatnya adalah ketrampilan melakukan smash
normal dalam perainan bola voli. Data diambil melalui teknik tes dan
pengukuran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis t test dengan
rumus pendek (Short Method).
Hasil analisis data diperoleh thitung = -3,33 > ttabel = -2,202, ini berarti
bahwa adanya perbedaan keterampilan smah normal pada kegiatan ekstrakurikuler
bola voli antara siswa yang diberikan pembelajaran awalan – memukul dengan
memukul – awalan. Perbedaan hasil post test tersebut akan berpengaruh terhadap
hasil smash normal pada permainan bola voli. Berdasarkan hasil perbedaan mean
diperoleh mean dari kelompok eksperimen lebih besar jika dibandingkan dengan
mean dari kelompok kontrol 38,800 > 37,95., ini berarti bahwa adanya perbedaan
peningkatan hasil smash normal pada olah raga bola voli siswa yang mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler yang menggunakan belajar awalan – memukul
dibandingkan dengan metode belajar memukul – awalan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1). Rata-rata keterampilan smah
normal pada permainan bola voli di SMK T&I Kristen Salatiga yang mengikuti
kegiatan esktrakurikuler bola voli yang pembelajaran menggunakan metode
awalan - memukul diperoleh skor rata – rata 38,800 dan yang menggunakan
metode memukul – awalan diperoleh skor rata – rata 37,95. 2). Ada perbedaan
yang signifikan antara siswa yang belajar smash normal dengan menggunakan
metode awalan – memukul dengan siswa yang belajar smash normal dengan
metode memukul – awalan bagi siswa SMK kristen Salatiga yang mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler bola voli tahun ajaran 2006/2007. Mengacu dari hasil
tersebut penulis dapat mengajukan saran yaitu alangkah baiknya jika metode ini
dapat digunakan secara umum oleh guru-guru mata pelajaran olahraga sebagai
v
suatu alternative motode pembelajaran untuk mendapatkan keterampilan smash
normal yang sebaik-baiknya.


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »